LA modul 3 percobaan 3
Laporan Akhir 3Counter dan Shift Register
1. Jurnal [kembali]
2. Alat dan Bahan [kembali]
3. Rangkaian Simulasi [kembali]
4. Prinsip Kerja Rangkaian [kembali]
5. Video Rangkaian [kembali]
6. Analisa [kembali]
1. Analisa bagaimana data serial dapat dikirmkan dan di keluarkan
Pada data serial, data akan disimpan, dikirimkan, dan dikeluarkan secara bergantian. Data dikirimkan melalui pin serial dengan cara memasukkan bit demi bit secara berurutan. Bit baru akan masuk dan menggeser bit sebelumnya tiap clock diberikan. Setelah semua tersimpan, lalu dikirimkan/dikeluarkan juga bergantian setiap pulsa clock.
2. Analisa bagaimana data paralel dapat dikirimkan dan dikeluarkan
Pada data paralel, data dikirimkan secara sekaligus mulai dari proses input, menyimpan, dan proses mengeluarkan. Dengan satu kali load, seluruh data akan tersimpan dan terkirim sekaligus.
3. Bandingkan keempat mode (PIPO, SISO, SIPO, PISO) berdasarkan cara input, cara output, kebutuhan clock, serta kegunaan praktisnya
Untuk PIPO dan PISO, input dimasukkan sekaligus dan hanya memerlukan satu clock. PIPO sangat cepat untuk transfer data penuh. PISO digunakan untuk mengubahdata paralel menjadiserial.
Untuk SISO dan SIPO,vinput dimasukkan satu persatu melalui satu jalur dan butuh beberapa pulsa clock untuk memasukkan data, SISO sering dipakai pada komunikasi serial sederhana dan delay time digital. SIPO digunakan pada komunikasi serial ke paralel, misalnyapenerima data dari UART untuk ditampilkan di LED.
Untuk PIPO dan SIPO, data keluar bersamaan melalui semua jalur output dan membutuhkan satu sinyal clock untuk mengeluarkan data.
Untuk SISO dan PISO, data keluar satu persatu lewat satu jalur output dan membutuhkan beberapa sinyal clock untuk mengeluarkan data.
LA Modul 3 Percobaan 1
Laporan Akhir 1Counter dan Shift Register
1. Jurnal [kembali]
2. Alat dan Bahan [kembali]
3. Rangkaian Simulasi [kembali]
4. Prinsip Kerja Rangkaian [kembali]
5. Video Rangkaian [kembali]
6. Analisa [kembali]
1. Analisa perbedaan hasil jurnal dan percobaan dari dua ic yg digunakan (div 16 dan div 10)
- Div 16 (IC 7493)
IC ini merupakan pencacah biner yang menghitung dari biner 0-15 (ada 16 keadaan). Pada percobaan ini, IC 7493 dipengaruhi oleh pin B4 dan B5 yang terhubung ke pin clear, serta clock ke pin B6. Saat B4 dan B5 aktif, maka output akan ter riset ke 0 (0000), dan saat B4 atau B5 tidak aktif, output akan dipengaruhi oleh clock.
- DIv 10 (IC 74LS90)
IC ini merupakan pencacah biner yang menghitung dari 0-9 (ada 10 keadaan). Pada percobaan ini, IC ini dipengaruhi oleh B0 dan B1 yaang terhubung ke pin clear, yang saat aktif maka output akan ter riset ke 0 (0000). Sedangkan B2 dan B3 terhubung ke pin set yang saat aktif maka output akan ter set ke 9 (1001). Jika keduanya tidak aktif, maka output akan dipengaruhi oleh clock.
TP Modul 3 Percobaan 2 Kondisi 7
1. Kondisi [kembali]
Modul 3 Percobaan 2 Kondisi 7
Buatlah rangkaian seperti gambar percobaan 2b, ganti probe menjadi seven segment.
2. Gambar Rangkaian Simulasi [kembali]
3. Video Simulasi [kembali]
4. Prinsip Kerja Rangkaian [kembali]
- Download File Rangkaian klik disini
- Download Video klik disini











