1. Prosedur [kembali]
- Membuka Wokwi dan membuat project baru dengan menggunakan board STM32 Nucleo C031C6, kemudian menambahkan komponen berupa push button sebagai input, LED sebagai indikator visual, buzzer sebagai indikator suara, serta resistor sebagai pembatas arus.
- Menyusun rangkaian dengan menghubungkan push button ke pin input mikrokontroler (misalnya ke pin A0 atau PA0) dengan konfigurasi pull-down resistor ke GND, kemudian menghubungkan LED ke salah satu pin output (misalnya D2/PB0) melalui resistor dan buzzer ke pin output lainnya (misalnya D3/PB1), serta memastikan semua VCC dan GND terhubung dengan benar.
- Menuliskan program pada editor Wokwi untuk membaca kondisi push button sebagai simulasi sensor jarak, dimana tombol ditekan dianggap sebagai kondisi objek mendekat (jarak dekat) dan tidak ditekan sebagai kondisi objek jauh.
- Menambahkan logika kontrol pada program yaitu ketika tombol tidak ditekan maka LED dan buzzer dalam kondisi mati, ketika tombol ditekan sebagian maka LED menyala sebagai indikator jarak mulai dekat, dan ketika kondisi tertentu (misalnya logika tambahan atau penekanan penuh) maka buzzer juga aktif sebagai tanda jarak sangat dekat.
- Menjalankan simulasi dengan menekan tombol start pada Wokwi, kemudian melakukan pengujian dengan menekan dan melepas push button untuk mensimulasikan perubahan jarak objek terhadap sensor.
- Mengamati hasil output dimana saat tombol ditekan LED akan menyala dan buzzer dapat ikut aktif sebagai peringatan, sedangkan saat tombol dilepas semua output kembali mati, sehingga sistem dapat mensimulasikan fungsi dasar deteksi jarak parkir mundur secara sederhana.
2. Hardware dan Diagram Blok [kembali]
1.
STM32G474RE
|
Microcontroller |
STM32G474RE (ARM Cortex-M4F) |
|
Operating Voltage |
3.3 V |
|
Input Voltage (recommended) |
5 V via USB (ST-LINK) atau 7–12 V via VIN |
|
Input Voltage (limit) |
4.5 – 15 V (VIN board Nucleo) |
|
Digital I/O Pins |
±51 GPIO pins (tergantung konfigurasi fungsi) |
|
PWM Digital I/O Pins |
Hingga 24 channel PWM
(advanced, general-purpose, dan high-resolution timers) |
|
Analog Input Pins |
Hingga 24 channel ADC (12-bit / 16-bit
dengan oversampling) |
|
DC Current per I/O Pin |
Maks. 20 mA per pin (disarankan ≤ 8 mA) |
|
DC Current for 3.3V Pin |
Hingga ±500 mA (tergantung regulator &
sumber daya) |
|
Flash Memory |
512 KB internal Flash |
|
SRAM |
128 KB SRAM (termasuk CCM RAM) |
|
Clock Speed |
Hingga 170 MHz |
2. Infrared Sensor
3.
Buzzer
4.
Power Supply
5.
RGB LED
6.
Resistor 1k Ohm
7. Switch
8. Push Button
Diagram Blok:
3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [kembali]
Prinsip Kerja:
Prinsip
kerja sistem pada percobaan deteksi jarak parkir mundur ini menggunakan sensor
inframerah sebagai pendeteksi keberadaan objek yang terhubung ke mikrokontroler
STM32 sebagai pusat pengendali. Ketika sensor mendeteksi adanya benda, sistem
akan mengaktifkan LED merah dan buzzer sebagai tanda peringatan bahwa objek
berada dekat. Namun ketika kondisi berubah dari mendeteksi menjadi tidak
mendeteksi benda, mikrokontroler akan merespon dengan mematikan LED merah,
menghentikan bunyi buzzer, serta menyalakan LED hijau sebagai indikator bahwa
area sudah aman. Proses ini berlangsung secara terus menerus sehingga sistem
mampu memberikan respon otomatis terhadap perubahan kondisi lingkungan secara
real-time.
4. Flowchart dan Listing Program [kembali]
Flowchart:
Listing Program:
Main h:
5. Video Demo [kembali]
6. Kondisi [kembali]
Percobaan
2 Sistem Deteksi Jarak Parkir Mundur
Kondisi 4: Buatlah rangkaian seperti pada gambar percobaan 2 dengan kondisi
ketika Infrared sensor tidak mendeteksi benda dan switch on, maka LED menyala hijau
7. Video Simulasi [kembali]
8. Download File [kembali]
- Download Rangkaian Wokwi klik disini
- Download Datasheet IR sensor klik disini
- Download Datasheet Buzzer klik disini
- Download Datasheet LED RGB klik disini





Tidak ada komentar:
Posting Komentar